Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone
Wadah yang menaungi pelaku industri teknologi informasi di Indonesia kembali lahir, kali ini bernama Asosiasi Industri Teknologi Informasi Indonesia atau disingkat AITI Indonesia. Hanya butuh waktu dua minggu saja untuk konsolidasi awal, 70 perusahaan telah bergabung di dalamnya.
“Ini merupakan sejarah untuk perekonomian dan industri TI di Indonesia,” sambut Didi Suwondo, Wakil Ketua Umum Kantor Dagang Indonesia (Kadin) Bidang Teknologi Informasi saat memberi sambutan peresmian AITI Indonesia di Jakarta, Rabu (14/12/2011).
Dalam sambuatannya Didi mengharapkan asosiasi baru ini dapat secara efektif melayani anggota mesti dengan kepentingan berbeda-beda. Dan ia mengharapkan bahwa hadirnya AITI Indonesia mampu menjadi asosiasi yang mendukung lahirnya industri lokal yang kuat, atau bagi anggota yang merupakan vendor asing bisa menanamkan investasi di Indonesia.
Sementara itu Timothy Siddik, selaku wakil dari deklarator menyampaikan latar belakang berdirinya AITI Indonesia, yaitu kenyataan bahwa teknologi informasi sudah menjadi bagian yang tidak bisa terpisahkan dari masyarakat. Berdasarkan indikator Networked Readiness Index 2010-2011 memposisikan Indonesia ada di ranking 53 dari 139 negara, yang mendukung statistik bahwa penetrasi komputer di angka sekitar 6% membawa Indonesia terendah di ASEAN.
“Latar belakang lainnya adalah masih tingginya kesenjangan digital disebabkan masyarakat Indonesia masih sebagai konsumtif dibandingkan produktif,” ujarnya.
Timothy pun menekankan bahwa asosiasi baru ini akan menekankan pada etika berbisnis yang positif, sehingga tidak hanya bersaing sehat, namun juga mereka akan berupaya bagaimana industri TI di Indonesia mampu meningkatkan ekonomi nasional melalui penyebaran, perluasan industri dan pemanfaatan teknologi informasi.
Lalu siapa saja yang bisa masuk ke dalam keanggotaan? Timothy memaparkan bahwa AITI Indonesia akan menerima perusahaan atau badan usaha dengan berbagai macam jenis. Yaitu: Principle/Vendor, Merek Nasional, Pabrikan, Distributor, System Integrator, Dealer, Penyedia Konten, Software House, Retailer, dan Lembaga Pendidikan TI.
Berminat bergabung? Silahkan saja email sekretariat@aiti-indonesia.net.